Kembali Berdongeng

161 Kata
Annie tampak murung di dalam kelas. Gadis itu asyik melamun sampai mengabaikan dosen yang sedang menjelaskan di depan kelas. Pikirannya masih sama, tentang mimpi buruk semalam. "Annie! Apakah kamu sakit? Kalau kamu sakit kamu bisa meninggalkan kelas!" Suara dosen membuat Annie menyadarkan dirinya. "Eh, sorry, Sir. I am Okay!" jawab Annie tersenyum sumbang. "Kalau begitu perhatikan di depan!" "Ok, Sir!" Annie buru-buru menata dirinya untuk fokus ke depan. Ia berniat mengambil buku catatan di dalam tasnya, namun berhenti saat melihat buku dongengnya. Gadis itu sengaja membawa buku tersebut karena ia bimbang apakah harus mengatakan semuanya pada teman-temannya atau menyimpannya sendiri. Annie terus memperhatikan buku dongeng tersebut. Ia merasa, seolah buku dongeng itu berbisik padanya dan meminta untuk diambil. Gadis itu mengambil buku dongeng itu dari tasnya. Ia memperhatikan dengan seksama. Kemudian, ia mulai membukanya. Annie terkejut bukan main. Buku dongeng yang awalnya kosong kini muncul tulisannya dengan sendirinya. Ia membaca tulisan itu dalam hatinya. "Dongeng yang sebenarnya sudah dimulai!"
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN