Tak ada yang salah dengan cinta. Semua orang pasti merasakan apa yang namanya cinta. Mencintai seseorang tak berbatas, tak mengenal siapa dia atau dia siapa. Runa paham betul hal itu, maka ia tak bisa sepenuhnya menyalahkan lelaki yang sedang duduk berhadapan dengannya saat ini. Mencintai itu hak setiap yang bernyawa, sama seperti bernapas, tidak ada manusia yang bisa merenggut dan melarangnya. "Kali ini saya enggak akan meminta Mas Irsyad menceraikan Mbak Runa seperti yang saya lakukan pada Bang Ale, saya janji Mbak," ucap Dito. Kernyitan itu muncul di kening Runa. Satu tarikan napas panjang menjadi ancang-ancang Runa sebelum berbicara dengan Dito. "Sebelumnya aku minta maaf, Mas, aku enggak mau menyinggung tentang..." "Penyimpangan seksual," sambung Dito saat Runa tak bisa melanju

