Dua puluh Empat

1349 Kata

Suara kecipak air terdengar dari bagian belakang rumah disusul tawa Akia yang membuat neneknya ikut tergelak, bayi yang sedang berenang dengan bantuan Runa di kolam belakang rumah Tama itu terlihat begitu riang. Runa yang menjaga anaknya juga terlihat menikmati kebersamaan mereka.  “Udah ya, Kak, nanti Kakak masuk angin kalau berenang terus,” ucap Runa. Ia mengangkat tubuh Akia keluar kolam renang. Dini yang berada di pinggiran meraih Akia dan langsung membelit tubuh mungil itu dengan handuk.  “Run, Irsyad belum ngehubungin kamu?” tanya Dini sambil mengeringkan tubuh Akia. Runa yang baru keluar dari kolam hanya menggelengkan kepala menjawab pertanyaan ibu mertuanya.  “Udah seminggu kok dia belum jemput kamu, emang kamu enggak mau pulang?” tanya Dini lagi.  Runa tersenyum tipis, ia lalu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN