CONTENT WARNING !! Adegan Dewasa (21+) Bab ini mengandung unsur kedewasaan dan adegan intim yang mungkin tidak sesuai untuk pembaca di bawah umur. Jika kamu merasa tidak nyaman dengan konten seperti ini, disarankan untuk tidak melanjutkan membaca. TUBUH Akari terkunci oleh pelukan itu, seperti ular yang melingkar erat di sekelilingnya. Lututnya goyah, kakinya lemas, hingga akhirnya Adrian mengangkatnya. Terlihat ringan, Adrian menggendong gadis itu menuju ranjang, lalu menaruhnya perlahan di atas seprai hitam yang dingin. Seprai itu langsung menyambut tubuh Akari, membuatnya semakin panik. Bathrobe yang longgar tersingkap, memperlihatkan betis pucat dan belahan d**a samar. Dia buru-buru menarik kain itu, tapi tangan Adrian sudah menahan pergelangan tangannya. “Lepas!” Akari menjerit p

