Bab 32

2009 Kata

Setelah pertemuan dengan Delon, Malika langsung mencari pakaian untuk kerjanya besok. Perdana kerja di perusahaan dan langsung masuk perusahaan ternama. Tia memberikan pakaiannya yang pantas untuk masuk ke sebuah perusahaan. Malika tidak pernah punya pakaian sendiri yang bergaya kantoran. Selama Farrel membayarnya sebagai klien, pakaian yang diberikan selalu dibalikkan kembali pada pria itu lagi karena tidak mau terhutang budi. Malika pun bersama di rumah Tia sampai malam. Malika tidak menggubris perjanjian dengan Nazmi yang menyuruhnya pulang sebelum jam 6 sore. Dia kecewa dan sakit hati pada ucapan Raima yang merendahkan dirinya. Terlebih perasaan Malika yang terlalu lemah dengan perhatian pria. Mulai sekarang, aku tidak mau lagi berbaik hati dan jatuh dalam perhatian palsu Nazmi,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN