Bab 30

1657 Kata

Nazmi kembali masuk ke dalam rumah dan melihat Malika sedang mengobati lukanya sendiri. Begitu mengetahui suaminya kembali, wanita itu langsung meminta pria tersebut duduk untuk diobatinya. "Ayo, sini, Bang. Biar aku lihat lukanya." "Tidak masalah, aku baik-baik saja." Nazmi berbohong. Punggungnya sudah merah dan terlihat mengerikan. Malika geleng-geleng kepala dan memintanya paksa untuk segera duduk. Nazmi pun menurutinya kemudian wanita itu melihat punggungnya. "Astagfirullah, seram sekali! Semoga masih bisa ditangani." Malika mengompres kulit itu dengan kain yang amat lembut. Nazmi melihat istrinya mengecek ke seluruh badan. Termasuk meminta dia melepaskan celana. Nazmi mengikutinya saja, daerah pinggul juga terkena air panas. "Bang, kita ke kamar saja ya, biar Abang berbaring da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN