AKHIRNYA SEAFOOD

1804 Kata

Refleksi kaki ala cowok-cowok berakhir, begitu pun tamasya keliling kota kecil-kecilan ala cewek-cewek dan anak-anak. Tepat lima belas menit menjelang pukul tiga sore waktu Bangkok akhirnya mereka semua melangkahkan kaki melewati pintu otomatis lobi hotel. Tempat mereka menginap berdesain modern dengan fasad putih dan halaman yang dipenuhi tanaman tropis. Lobinya luas, lantainya beralaskan karpet tebal berwarna gelap, dan dinding-dinding kaca besar menampilkan pemandangan kota Bangkok yang sibuk. “Selamat datang di The Lumen,” sambut seorang resepsionis seraya tersenyum lebar. Mereka disambut dengan welcome drink Thai tea dingin dan handuk wangi melati. Anta dan Alta langsung heboh mendapati kids corner kecil di pojok ruangan—dengan tenda mini, boneka gajah, dan kotak krayon warna-warni

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN