“So, mau nunggu di lobi atau ke tempat lain dulu?” tanya Arna saat mereka berjalan menuju mobil sewaan yang menunggu. “Kita baru check-in jam tiga. Ini baru jam satu lewat lima belas.” “Mau dessert tapi masih kenyang,” lirih Anne. “Takut malah muntah.” “Nanti malam aja jajan Thai Street Food-nya, Uni,” ujar Cantika. “Berarti kita langsung ke hotel?” balas Arna. “Jangan ke tempat-tempat yang mainstream please,” timpal Mieko. “Iya sih, gue juga males,” sahut Sofi. “Gue di mobil aja, tidur.” “Wat Arun deui, Grand Palace deui. Abdi nemanin Ina ajalah,” sambung Sam. “Ya? Sama Mamang aja. Oke?” ujarnya kemudian ke Ina yang sibuk menatapnya. Gumaman lembut menanggapi pertanyaan Sam barusan. “Gue foot massage aja deh. Habis itu jajan di SeVel,” ujar Ben. “Ikut!” Eldra sekata. “Cocok tuh,”

