Baru saja mesin mobil menyala, awan yang semula mendung tipis berubah hitam. Gelap ditambah petir yang mulai membuat Sharell takut. Iya, gadis ini takut hujan dan takut petir. Jangan tanya apa sebabnya. Tidak jelas apa dan kenapa. Pokoknya sejak kecil sampai sekarang kalau sedang di rumah, kalau ada petir Sharell langsung lari ke kamar dan bersembunyi di dalam bantal. Padahal tidak ada trauma khusus yang pernah ia alami. Entahlah, mungkin memang phobia yang belum bisa ia hilangkan. Kilatan petir yang membelah langit membuat Sharell tertunduk. Yang tadinya membuang muka ke arah jendela sekarang tertunduk. Verrel diam-diam memperhatikan. Ia melihat gelagat si gadis manja ini tak biasa. ingin bertanya tapi bingung. Dia memilih diam saja dan langsung melaju. Sekarang bukan lagi awan gelap

