“Bi, saya mau ke café sekarang. Apa ada ruangan kerja untuk saya di sana?” tanya Verrel. Dia sudah tidak sabar. kalau ada di cafe itu artinya sama dengan bisa melihat Sharell seharian. “Oh, den Verrel mau ke café? Maksudnya mau melihat sebentar saja atau ….” “Saya mau di sana seharian sampai café tutup bi.” “Hah?” Bibi Kaget. Padahal kemarin sepertinya yang antusias dengan rencana ini hanya Khanza. Ternyata sekarang kakaknya ikut-ikutan juga. “Ta-tapi, tidak ada ruangan yang bagus disana den, hanya ada ruang administrasi. Itu juga, meja dan ruangannya biasa saja. mungkin den Verrel tidak akan betah seharian.” Verrel menarik napas sejenak. Kalau boleh ia ingin sekalian mengoreksi beberapa hal tentang café itu. memang bukan bidangnya, ia yang biasa mengurus bisnis properti tiba-tiba sek

