Hari Yang Buruk

1527 Kata

“Stop-stop Pak, itu kayaknya bengkelnya ya?” Sharell menunjuk ke sebuah bengekl yang berjarak beberapa meter lagi di depan. Taxi sudah melaju melambat sejak tadi atas permintaannya. “Di sini Non?” “Sebentar,” ia buka lagi foto nota tagihan bengkel di ponselnya. “Oh iya benar Pak,” ia akhirnya turun. Masih seperti biasa, celingukan ke kanan dan kiri takut kalau Rio masih mengikutinya. Tadi saja ia bisa mendadak muncul entah dari mana. Kalau dipikir-pikir, kalau memang kebetulan kenapa dia sudah dua kali mendadak muncul di tempat yang tak terduga. Memaksa mengikuti, sok menawarkan bantuan dan makin lama malah terasa makin mengganggu dan membuat Sharell takut. Bagaimanapun juga ini kota asing. Hanya Clara yang ia percaya di kota ini. orang lain yang tidak ia kenal bisa saja menyimpan niat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN