“Udah ya Shar, udah jam berapa nih, aku emang bisa datang siang, tapi ada yang harus aku kerjakan juga di kantor. Kalau kita pergi lebih jauh lagi, bisa-bisa jam makan siang nih baru sampai kantor.” Clara meminta untuk menyudahi acara menyebar selebaran hari ini. “Tapi ini seratus lembar aja belum di sebar semua lho Ra, masih banyak.” Sharell agaknya belum mau berhenti. “Iya, ‘kan bisa besok lagi Shar, aku juga nannti di kantor langsung sebar via soseial media. Kali aja diantara sekian banyak orang di kantor ada yang tau.” “Hmm, ya udah deh,” untung saja Sharell akhirnya bersedia mendengarkan Clara. Jalanan kota yang sudah sedikit lengang karena ini memang sudah diluar jam orang berangkat kantor, mereka melaju dengan kecepatan sedikit lebih tinggi dari saat mereka berangkat tadi pagi.

