bc

Derita Istri Pertama

book_age18+
192
IKUTI
1.3K
BACA
stepfather
sweet
like
intro-logo
Uraian

Aisyah terpaksa menahan semua rasa sakit dalam hatinya untuk berhadapan dengan sifat keterlaluan ibu mertuanya.

Syafiq suami Aisyah mengalami kecelakaan dan koma selama 2 minggu. Setelah Syafiq sadar, dia mengalami amnesia.

Sang ibu menipu Syafiq tentang Julia yang merupakan kekasih lamanya dan mulai memfitnah Aisyah sebagai seorang wanita kasar dan telah banyak menipunya.

"Aku tidak akan menceraikan mu tetapi aku akan menggantung pernikahan kita!" ucap Syafiq dengan penuh emosi.

"Mas, aku tidak melakukan semua itu. Percaya padaku mas," rayu Aisyah sambil menangis.

Aisyah ingin memperjuangkan Syafiq agar dia bisa ingat kembali dirinya tetapi sebuah kenyataan pahit datang membuatnya perlahan menyerah.

chap-preview
Pratinjau gratis
Bab 1 : Dihina Mertua
"Ibu sudah katakan, kalau cari istri tu cari yang jelas dan berkelas. Ini kamu hanya mementingkan paras padahal menjadi beban padamu," sindir Ratma Ibu Syafiq. "Syafiq pergi dulu bu," ucap Syafiq lalu segera mencium tangan sang ibu. Syafiq tidak ingin berlama-lama di rumah ibunya karena setiap kali dia datang menjenguk ibunya pasti hanya masalah Aisyah istrinya saja yang di bahas. "Ck anak itu pasti otaknya sudah dicuci wanita rendahan itu, awas kamu Aisyah!" geram Ratma. Sudah 4 tahun Syafiq dan Aisyah mendirikan bahtera rumahtangga yang terbilang cukup harmonis, walaupun Ratma sering sekali menghina dan merendahkan Aisyah, bagi Aisyah itu adalah tantangan dalam rumahtangganya. Aisyah tidak pernah mempermasalahkan Ratma yang sering sekali memojokkannya di depan maupun di belakang Syafiq. Hal itu membuat Syafiq semakin menyayanginya. Hanya saja Aisyah sering menangis di saat sendirian karena wanita mana yang tahan apabila sering sekali dihina dan direndahkan. Tidak akan ada wanita sekuat itu walaupun luarannya terlihat kuat tapi tidak dengan di dalam hatinya. Seperti itulah Aisyah, saat Ratma menemuinya dikala Syafiq tidak ada di rumah pasti Aisyah menjadi sasaran amukan sang mertuanya itu. Oleh itu dia hanya mampu menangis saat Syafiq tidak ada di rumah. * "AISYAH! Kamu keluar sekarang!" teriak Ratma setelah memasuki rumah anaknya itu. Aisyah yang mendengar suara ibu mertuanya langsung bergegas keluar dari kamar. Dia yakin kali ini pasti ibu mertuanya akan kembali memukuli dirinya apalagi tadi pagi suaminya meminta izin untuk menjenguk ibunya. "Iya Bu," jawab Aisyah dengan nafas yang terburu-buru karena dia berlari menuruni tangga. "Oh begini kamu ya, saat anak saya lagi banting tulang memberimu makan, kamu asyik tiduran di kamar saja. Sini kamu!" geram Ratna. Aisyah mulai mendekati ibu mertuanya dengan tubuh yang mulai gementar. Setelah jarak mereka semakin dekat, Ratma mulai mendorong Aisyah hingga tersungkur jatuh di lantai. Ratma berjongkok lalu menarik rambut Aisyah hingga Aisyah meringis kesakitan. "Ahhh Ibu maaf, maafkan Aisyah. Tolong lepaskan Bu," pinta Aisyah dan air matanya mulai mengalir deras. "Makanya jadi istri itu jangan jadi beban!" Ratma semakin menarik kencang rambut Aisyah lalu melepaskan dengan kasar hingga Aisyah kembali tersungkur di atas lantai. Air mata Aisyah semakin deras turun membasahi wajahnya tetapi tidak ada suara isak tangisan yang keluar. Aisyah menahannya agar ibu mertuanya tidak semakin menyakitinya. "Hei perempuan miskin, jangan tahu mengemis di anakku. Sadar diri kamu itu miskin dan mandul, tidak pantas bersama anak saya!" sindir Ratma lagi. Kata-kata hinaan kembali menusuk hati Aisyah, sungguh tidak ada secuil kasih pun untuk dirinya dari sang ibu mertua. Hari ini Ratma telah merasa puas, dia akhirnya pergi meninggalkan Aisyah yang masih terduduk di atas lantai ruang tengah milik mereka. 'Apa salahku sehingga ibu sangat membenciku, padahal sudah hampir 4 tahun aku dan mas Syafiq menjalani rumahtangga ini,' batin Aisyah mulai meratapi pahitnya hidupnya selama 4 tahun terakhir ini. Entah sudah berapa banyak air mata Aisyah telah habis sewaktu berhadapan dengan ibu mertuanya itu. Hanya dia dan pemilik dirinya saja yang tahu. Aisyah mulai melamun dan memikirkan saat dirinya masih muda. Dia merupakan sosok yang ceria dan ramah. Tetapi setelah hampir 2 bulan menikah barulah dia merasa neraka itu seperti apa. Ibu mertuanya mengakui tidak menyukainya dan terang-terangan menghina dirinya di hadapan Syafiq suaminya. Hal itu membuat Aisyah berubah drastis, Aisyah menjadi sosok pendiam dan memendam semua masalah yang dia hadapi. Ketika Aisyah pulang ke rumah orangtuanya, Aisyah memaksa untuk kembali ceria seperti dulu karena dia tidak mau membeberkan kelakuan ibu mertuanya. Hal pertama yang membuat Aisyah bertahan adalah karena ayahnya yang begitu berharap dia selalu bahagia dengan suaminya. Kemudian barulah Syafiq suaminya yang selalu mencintainya dan memberi segalanya kepada dirinya. "Aku harus kuat, demi Ayah dan mas Syafiq," ucap Aisyah kembali bersemangat walaupun sebenarnya mental telah dirusakkan. .... Jam sudah menunjukkan pukul 8 malam. Aisyah dan Syafiq baru saja selesai makan malam bersama. Saat ini mereka sedang duduk berdua di ruang tamu sambil menonton film kesukaan mereka. "Sayang, kita istirehat yuk," ajak Syafiq. Aisyah menganggukkan kepalanya lalu berdiri dari duduknya tetapi Syafiq dengan cepat mencegahnya. Seperti biasa Syafiq selalu ingin menggendong Aisyah ala-ala bride style gitu. Perlaku Syafiq begitu hangat dan romantis. Syafiq melangkah perlahan menaiki tangga sambil mengendong sang istri. Kecupan demi kecupan mendarat pada wajah Aisyah. "Mas jangan cium-cium dulu ih awas kita jatuh," ucap Aisyah yang merasa takut jikalau tiba-tiba saja mereka terjatuh karena keusilan Syafiq. "Mas tidak akan membiarkan kamu jatuh lagian mas kangen sama kamu Sayang," jawab Syafiq tersenyum. "Setiap hari kangen apa tidak bosan? Lagi pula kita bertemu setiap hari mas," ucap Aisyah yang sebenarnya merasa senang karena setiap hari setelah pulang kerja Syafiq sering melontarkan kata romantis padanya. Setelah sampai di dalam kamar mereka, Syafiq membaringkan Aisyah di atas ranjang empuk mereka. "Tidak akan pernah bosan dan selamanya akan seperti ini. Sayang mas mau itu boleh?" sahut Syafiq sambil memainkan kancing baju tidur Aisyah. Setiap hari Syafiq akan meminta Aisyah untuk memuasi dirinya dan hal itu juga yang membuat rumahtangga mereka terlihat sangat harmoni walaupun mulut ibunya sering melontarkan kata-kata pedas kepada Aisyah. Namun itu tidak membuat Syafiq menjauhi Aisyah, malah Syafiq lebih memilih memanjakan Aisyah apalagi mendiang ayah mertuanya telah memberi amanat untuk menjaga Aisyah dalam keadaan apa pun. "Mas," panggil Aisyah dengan suara lirih dan menggoda. Suara Aisyah saat ini terdengar sangat mengoda di telinga Syafiq. Oleh itu Syafiq dengan cepat melepaskan semua pakaian miliknya dan mulai naik ke atas tubuh Aisyah. Syafiq lebih suka Aisyah yang memulaikannya untuk memuaskan dirinya dahulu barulah dia akan meneruskan dengan permainan yang sebenar. Setelah pelepasan air kehidupan di dalam mulut Aisyah, barulah Syafiq beralih ke intinya dan pergulatan panas berlaku selama 2 jam lamanya. Pelepasan air kehidupan yang terakhir membuat Syafiq dan Aisyah begitu lemas. Baru saja Syafiq berganjak hendak membersihkan diri tiba-tiba ponsel miliknya berdering dengan kencang. Syafiq menghentikan langkah dan membalikkan badannya kembali ke arah ranjang. "Sayang tolong ambilkan ponsel mas," ucap Syafiq yang berdiri di hadapan tanpa menggunakan sehelai pakaian. "Ih Mas pakai handuk dulu, bisa ternoda kesucian mata aku," jawab Aisyah sambil menutup kedua matanya menggunakan tangan. "Kamu ya semakin nakal, jangan sampai mas terkam kamu lagi," sahut Syafiq lalu mengambil handuk yang bersangkut dekat pintu kamar mandi. Aisyah kembali membuka tangannya lalu tersenyum manis. "Nah begitukan bagus mas, jangan pamer terus," ejek Aisyah lalu berganjak sedikit. Bersambung...

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Dinikahi Karena Dendam

read
235.8K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
193.0K
bc

TERNODA

read
201.2K
bc

Istri Lemah, Pengacara Kejam

read
1K
bc

Kali kedua

read
221.1K
bc

Terpaksa Menjadi Istri Kedua Bosku

read
22.0K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
33.1K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook