Pandangan Achiera masih tertuju pada Keenan yang tengah menengadah. Tidak ada bulan atau bintang yang menghiasi langit. Padahal malam ini cukup cerah. Angin malam yang bertiup menimbulkan sensasi dingin.Membuat Achiera sesekali menggosokkan kedua tangan. Sekadar membiarkan kehangatan menenangkannya. Perkataan Keenan terakhir kali masih saja menimbulkan desiran aneh di hati Achiera. Wanita berambut panjang ingin sekali mempercayai kehebatan Keenan dalam bersandiwara. Namun, ada satu bagian kecil dalam dirinya yang meronta dan menepis kenyataan itu. Apalagi Keenan mengatakan dengan mata yang penuh ketulusan. Tidak ingin kepergok oleh sang atasan, Achiera segera berpaling. Jika terlalu lama menatap Keenan, dia takut akan semakin terhanyut oleh permainan mereka. Bukan perkara kebersamaan den

