Hotel [Part 8]

1919 Kata

"Mau ke hotel?" tanya Rean sembari memalingkan pandangannya dari pakaian Miya yang transparan karena berwarna putih dan basah. Walaupun Rean sangat ingin menikmati tubuh Miya, tetap saja Rean malu jika mereka belum sah menikah. "Hah?!" teriak Miya kaget. Bisa-bisanya Rean dengan tampang polos mengajaknya pergi ke hotel sore-sore begini. Apalagi, didekat mereka ada 2 asisten Rean. "Tenang... kita kesana cuma buat ngeringin baju sama rambut kamu, kok. Biar nggak masuk angin. Terus, kita langsung pulang deh. Aku nggak akan ngelakuin yang macem-macem, tenang aja," jelas Rean. Membuat wajah Miya yang awalnya melotot kaget, langsung datar kembali sambil menganggu-angguk paham. "Yaudah ayo, janji jangan macem-macem ya? jangan sampe malem juga," ujar Miya. Sebab, ini sudah mulai sore. Bukannya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN