Pelet Pengasihan

1646 Kata

Jangan katakan kamu jatuh cinta kalau belum melakukan hal gila sekali pun untuk mengejar cintamu. Sarmila mulai menatap cermin bundar di dinding. Dia akan masuk malam hari ini, shift sudah berganti dan dia berpisah dengan rekan kerjanya, Nia. Dia belum memiliki satu pun alasan untuk beranjak dari tempatnya. Masih saja memandangi pantulan dirinya sendiri sampai akhirnya ada suara lain yang memanggilnya. “Mila! Ayo sarapan dulu,” teriak Lina dari bawah. Sarmila segera pergi sambil melemparkan senyum kepada pantulan bayangannya sendiri sebelumnya. Dia berlari menuruni tangga dengan bersemangat. “Halo Tante, halo semua, good morning!” Dia menyengir lebar sambil memandangi wajah-wajah keluarganya satu per satu. Lina tertawa mendengarnya, sementara Meydina dan Dion ikut menggeleng-gelengkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN