Sepulangnya dari pasar, Sarmila tengah berkonsentrasi dengan pemesanan belanja online di salah satu platform yang tengah merajai marketing seantero negeri berflower. Dia masih merengut kesal, sementara Lina sampai memperhatikan tingkahnya. “Kamu kenapa sih? Dari tadi duduk udah kayak cacing berjemur aja, uget-uget ke kiri ke kanan begitu,” seloroh Lina sambil meletakkan camilan yang baru saja dibelinya dari pasar. “Ini Tan, gimana caranya sih dapat gratis ongkir sama diskon-diskon cashback begitu?” Sarmila menunjukkan layar ponselnya ke hadapan Lina. Lina terkekeh mendengarnya, “memangnya kamu mau beli apa sih? Sampai sebegitunya.” Tentu saja sebagai orang yang terdekat dari Sarmila itu pun merasa ingin tahu, tak biasanya Sarmila menginginkan sesuatu sampai pada level berkonsentrasi t

