Sesekali Nepotisme

1678 Kata

“Om--katanya ….” Kata-kata tergantung di mulutnya begitu menyadari beberapa hari ini Angelo selalu ada di hotel. “Wah … kamu kerja sore ya?” Angelo berhenti sebentar, dia sendiri senang melihat Sarmila. “Kok Om di sini?” Kembali Sarmila bertanya. Belum sempat Angelo menjawab, Nia sudah menghampirinya. “Mil, ayo, kita sudah mau rapat nih,” selanya. Lantas dia terdiam begitu melihat Angelo. “Ha--halo Pak,” sapanya dengan gugup saat menyadari kehadiran Angelo. “Oh, halo. Kalian, bekerja keraslah!” Lantas dia mengalihkan tatapannya dan kembali tersenyum pada Sarmila, “aku pergi dulu ya? Bye ….” Sarmila yang belum tau apa-apa tentu mengangguk saja, melambaikan tangannya kepada Angelo. “Ayo Mbak, katanya mau rapat.” Sarmila kini menggamit lengan Nia, menyeretnya untuk menuju ruang rapat.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN