Kabar kehamilan Cristal membuat bahagia keluarga besarnya tanpa terkecuali, semua orang berlaku posesif padanya hingga ia tak boleh melakukan banyak aktivitas takut kecapean dan membahayakan kandungannya. Usaha Event yang ia kelola diserahkan sementara pada Ana, sesekali Cristal ke kantor untuk berkunjung melihat keadaan di sana, itu pun harus sesuai dengan persetujuan Samudra dan di antar oleh supir. Atau sesekali Ana menghubunginya lewat sambungan video call meminta ide dan pendapat. Sebenarnya Cristal merasa tak nyaman diperlukan seperti ini, toh kondisi tubuhnya terasa normal bisa melakukan aktivitas, seperti biasa tidak merasakan lemas dan mual sedikit pun, justru Samudra yang merasakan hal itu hingga Cristal tak tega melihatnya. Hampir tiap pagi Samudra selalu mual dan muntah. palin

