''Di mana, Om?'' tanya Cristal di seberang telepon. ''Masih di kantor.'' Samudra mengigit bawah bibir seraya mencengkeram kuat rambutnya. ''Ohw, oke.'' ''Kenapa?'' ''Gak pa-pa, sih, Kaisar kangen pengen ketemu katanya.'' ''Aku juga kangen dia, sama Bundanya juga. Besok pagi-pagi, aku ke rumah sekalian nganter dia ke sekolah.'' ''Iya, deh, gak pa-pa. Nanti aku kasih tau sama anaknya. Semangat, Om, kerjanya.'' ''Kamu di mana, kok, kayanya berisik banget.'' ''Lagi di tempat event, cek lokasi aja, sih, memastikan semua gak ada yang terlewat.'' Samudra menanggapi dengan beroh ria. '' ''Pulang sama siapa nanti?'' ''Pak Supri.'' ''Hati-hati di jalan, sayang.'' ''Maaf, gak bisa mampir hari ini. Salam kangen buat Kaisar dan Bundanya,'' sahut Samudra dengan nada penuh sesal. Cristal me

