Falisha terbangun di rumah sakit, sedangkan Kalya berada di kasur tepat disamping Falisha. Dia terlihat seperti sedang tertidur, tapi Falisha merasa kalau putranya itu tidak tertidur dengan baik. Dan saat dia ingin bangkit, Falisha merasakan kepala seseorang yang bersandar di ranjangnya. Candra terlihat sangat kelelahan. Falisha masih mengingat dengan jelas saat Candra mengangkat tubuhnya yang sudah benar-benar tidak memiliki tenaga, berlari dari bukit menuju ambulance dan membawanya pergi dari tempat mengerikan itu. “Mama! Mama!” teriakan Kalya seakan membuat Candra terbangun. Falisha pun terlihat panik dengan teriakkan Kalya. Dia menangis tanpa henti di dalam tidurnya. Candra pun segera mendekati putranya dan menepuknya dengan perlahan. Seakan menghilangkan ketakutannya. Nam

