Bab 18.

1030 Kata

"Sy, aku–" "Daisy!" Daniel langsung datang dan merengkuh tubuh Daisy. Hal itu sontak saja membuat Daisy yang sedang emosi terkejut. Entahlah, Daisy tak mengerti saat Daniel merangkul bahunya, emosi yang tadinya memuncak seketika reda. "Apa yang Anda lakukan dengan pacar saya, Pak. Kenapa dia sampai menangis?" tanya Daniel. Tampak sekali lelaki itu marah, untung saja ia tidak sengaja melihat rekaman CCTV yang mengarah ke pantry, kalau tidak ia tidak akan tahu jika bawahannya itu masih mengusik kehidupan Daisy. "Saya nggak melakukan apa-apa, Pak." Evan memperhatikan Daniel yang memegang bahu Daisy dengan agresif. Lagi-lagi darahnya berdesir hebat, menahan cemburu. "Lalu kenapa pacar saya menangis?" Daniel menatap tajam pria itu. "Jangan ganggu pacar saya lagi. Bukankah Anda sudah me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN