"Beri tahu aku Reina bekerja di mana?" Kening Dimas mengernyit mendengar pertanyaan Rama yang to the point tanpa prolog. "Untuk apa?" "Aku ada urusan dengannya. Sebaiknya kau segera memberitahuku, aku sudah hampir sampai di Jakarta. Aku tidak ingin membuang-buang waktu hanya untuk mencari-cari tempat kerjanya." Dimas tidak serta-merta memberitahukan Rama. Lelaki itu penasaran untuk apa Rama ingin tahu tempat kerja Reina sampai-sampai lelaki itu datang ke Jakarta hanya untuk menemuinya. Jika ini menyangkut Nara, rasanya terlalu aneh jika Rama sampai datang langsung. "Tidak sopan memberitahukan informasi seorang gadis tanpa persetujuannya." Di seberang telepon Rama mendecih. "Aku bukan orang asing dan kau sangat mengenalku." "Karena aku sangat mengenalmu, seharusnya kau sudah bisa meneb

