Kuharap Kau Bisa Melewatinya

1221 Kata

Derap langkah Nayanika terdengar memecah kesunyian koridor, sampai-sampai Handaru yang baru saja tiba di rumah mendengarnya dengan jelas. Ketika wanita yang sudah mendampinginya sekian lama itu muncul, Handaru bisa melihat wajah pucat sarat akan kekhawatiran di sana. “Ap—“ “Mas!” potong Nayanika. Dia meremas baju Handaru dengan erat. “Katanya Ian bersama bos perusahaan sainganmu. Apa itu benar? Mas, apa yang harus kita lakukan? Oh tidak, cucuku ....” Handaru meraih kedua tangan istrinya itu dengan lembut. Menuntunnya pelan-pelan menyusuri koridor lalu masuk ke ruang kerjanya. Handaru mendudukkan Nayanika yang begitu cemas di sofa, lalu ikut duduk di sampingnya. “Kau tidak perlu khawatir, sepertinya dia tahu kalau Ardian adalah cucuc kita,” ujar Handaru menenangkan. Nayanika menggeleng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN