Ketukan jemari Handaru di meja semakin cepat seiring laporan yang disampaikan oleh Bram. Rasa kesalnya terhadap Rama dan Nadine yang mengabaikan ancamannya bertambah karena Ian, cucu tersayangnya kini berada di kediaman Mahendra, pemilik Mahendra Group, perusahaan saingan Bagaskara Corp. Selama bertahun-tahun Mahendra Group dan Bagaskara Corp adalah saingan dalam memperebutkan tender. Jika ditanya siapa yang menang, tidak ada yang bisa menentukan karena jika hari ini Mahendra Group yang memenangkan tender, maka tender berikutnya Bagaskara Corp yang mendapatkannya, begitu seterusnya. “Dia pasti akan menggunakan cucuku sebagai ancaman dalam perebutan tender berikutnya,” ucap Handaru yakin. “Maaf, Tuan. Tapi sepertinya tidak begitu,” komentar Bram. Handaru mendelik. “Apa maksudmu? Bagaiman

