“Ini rumah Tante?” tanya Nara antusias begitu mereka sampai di depan sebuah gedung apartemen tempat tinggal Reina. Reina mengangguk, keluar dari mobil lalu meraih Nara dalam gendongannya. Mereka bertiga—dia, Nara dan Dimas—segera memasuki gedung pencakar langit tempat Reina menghabiskan hari-harinya. Nara tak henti-hentinya bertanya setiap melihat sesuatu yang menurutnya terlihat menarik. Ketika mereka sampai di depan unit Reina, Nara kembali bertanya, “Tante punya banyak saudara, ya? Rumahnya punya banyak kamar.” Dia kemudian mulai menghitung setiap pintu yang ada di lantai yang sama dengan Reina. Reina menoel pipi Nara dengan gemas. “Imut banget, sih!” ucap Reina. “Ehm, Reina?” panggil Dimas saat mereka mulai memasuki unit Reina. Gadis itu menoleh. “Ya? Kenapa?” Dimas melihat ponsel

