18. Rencana masa depan

1261 Kata

Jika kemarin-kemarin Kamalea yang merekomendasikan tempat makan, maka kali ini giliran Deon yang memilih tempat makan untuk mereka.   “Kayaknya restorannya baru buka, kemarin terakhir ke sana masih agak sepi,” ujar laki-laki itu seraya melajukan mobilnya ke tempat yang dituju.   “Jadi penasaran kayak apa.” Kamalea begitu antusias dan begitu menikmati perjalanan ini. Apalagi Deon tidak menjelaskan dengan pasti tempat yang laki-laki itu sebut bagus dan juga unik.   “Kemarin aku datangnya malam, tapi kayaknya kalau siang bakalan lebih bagus karena dekorasi bunganya lebih keliatan.”   Kamalea hanya mengernyit bingung. Dekorasi bunga? Namun, alih-alih bertanya  dia hanya memilih diam. Karena Deon pun pasti hanya akan tersenyum penuh misteri jika ia bertanya.   “Sampai,” ujar Deon s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN