37. Mimpi Kamalea

1791 Kata

“Toko kue kamu gimana, Sayang?” tanya wanita dengan wajah teduh itu pada Kamalea yang sedang sibuk dengan slang air.   “Baru persiapan, Tan. InsyaAllah minggu depan udah buka. Nanti mau belanja bahan-bahan sama Revka,” jawab Kamalea pada wanita di sampingnya yang tidak lain adalah mama Revka.   “Nanti Tante bakalan jadi pelanggan pertama pokoknya, deh.”   Kamalea tersenyum, lalu mematikan kran air saat semua tanaman sudah ia siram. Bukan tanaman di depan rumahnya, melainkan tanaman mama Revka yang memang senang sekali dengan berbagai jenis tanaman hias. Liat saja halaman rumah Revka yang penuh dengan pot.   Kamalea ikut duduk sembari memperhatikan Erlin yang sedang sibuk dengan tanah dan sekop di tangannya. “Bunga apa lagi, Tan? Tante ini mestinya jadi pengusaha tanaman hias, deh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN