35. Salah Tingkah

1638 Kata

“Kita jadi kan yang mau lihat rukonya?” tanya Kamalea penuh antusias saat hari itu Revka menjemputnya. Kebetulan keduanya tidak lembur dan Revka menawarkan diri untuk menjemput.   Laki-laki itu tadi siang mengabarkan jika ia sudah menemukan tempat yang pas untuk disewa menjadi toko kue. Lokasinya strategis dan tidak terlalu jauh dengan rumah Kamalea.   “Jadi, gue udah janjian sama yang punya. Entar lo diem aja, biar gue yang nego.” Revka mengatakan itu sembari melajukan motornya meninggalkan pelataran kantor. Kamalea yang mendengar itu tentu saja sangat senang. Revka memang paling bisa diandalkan untuk hal-hal semacam ini.   “Eh, Rev, gue mau nanya, deh.” Kamalea jadi teringat tentang hal yang malam itu mama dan papanya bahas soal Revka yang sedikit lagi akan menikah.   “Lo bener

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN