Bab27

1058 Kata

Tiga puluh menit berlalu dalam ketegangan yang mencekik. Mobil mewah yang dikendarai Firman melesat membelah jalanan bagaikan peluru, hingga akhirnya tiba di lobi rumah sakit milik keluarga Pradipta. Belum juga ban mobil berhenti dengan sempurna, Adrian sudah membuka pintu hingga terbuka lebar. Tanpa memedulikan keselamatan dirinya, Adrian bergegas keluar saat mobil masih melaju pelan. Pikirannya hanya terpaku pada satu hal: nyawa ibu mertuanya. “Cepat panggil dokter! Siapkan brankar sekarang juga!” teriak Adrian menggelegar. Suaranya menggema di sepanjang selasar lobi, membuat para perawat dan petugas medis seketika berlarian dalam posisi siaga. Adrian kembali membungkuk ke dalam kabin, mengeluarkan tubuh Bu Ratna dengan sangat hati-hati namun cekatan. Naumi menyusul keluar dengan waja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN