Bab21

1162 Kata

“Mau sampai kapan kamu bersandiwara, Adrian? Sampai keluarga kita bangkrut?!” Baru saja Adrian menghempaskan tubuhnya di sofa, bentakan Rama menggelegar di seluruh ruang tamu kediamannya. “Berpikir dewasa! Saya bangun perusahaan bukan untuk kamu hancurkan!” Arka meneguk kopinya perlahan. Matanya bersitatap dengan milik Helene yang memberikan isyarat kedipan. Senyuman di wajahnya hampir merekah saat menikmati setiap detik Rama mengultimatum Adrian. Tangan Helene terlipat di depan d**a. Menatap Adrian dengan malas. “Apa yang spesial dari gadis kampungan itu, huh?! Natasya jauh dari segalanya! Kamu membuang berlian untuk memungut batu krikil!” Arka berdecak pelan, kepalanya menggeleng beberapa kali. Raut wajahnya menampakkan begitu prihatin dengan kondisi Adrian. “Cinta kau Kak sam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN