Bab37

828 Kata

Keesokan harinya, setelah pertemuan yang menguras emosi dengan Adrian di kantor, Tomi mengendarai mobil mewahnya membelah kemacetan Jakarta. Seharian berada di luar rumah membuat tubuhnya terasa letih dan lengket. Pikirannya hanya tertuju pada satu hal: segera membersihkan diri dan merebahkan tubuh di atas kasur empuk yang sudah menunggunya. Sekitar tiga puluh menit kemudian, mobil Tomi sampai di sebuah rumah megah di kawasan elit Mampang, Jakarta Selatan. Rumah bernuansa minimalis modern itu tampak kokoh dan berkelas, mencerminkan selera tinggi sang pemilik. Pooom! Tomi menekan klakson sekali. Tak lama kemudian, pintu pagar otomatis yang menjulang tinggi itu terbuka perlahan. Tomi memarkirkan mobilnya di halaman luas yang dipercantik dengan taman bunga tertata rapi dan bebatuan alam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN