Bab32

1727 Kata

Satu pukulan mentah menghantam rahang kiri Arka dengan telak. Arka yang tidak siap seketika terhuyung ke samping, menabrak meja rias hingga barang-barang di atasnya berjatuhan. Sudut bibirnya pecah, mengalirkan darah segar yang langsung membasahi dagunya. "Adrian! Hentikan!" teriak Bella histeris, menutupi wajahnya dengan tangan karena ketakutan. Arka menyeka darah di bibirnya dengan punggung tangan. Matanya yang tadi kaget kini berubah menjadi gelap dan penuh tantangan. Ia berdiri tegak, menatap kakaknya dengan nyalang. "Apa-apaan kau, Bang?! Datang dan langsung memukulku?" "Kau tanya kenapa?!" Adrian maju dan mencengkeram kerah baju Arka, mengangkatnya hingga kaki Arka berjinjit. "Kau menyembunyikan wanita ular ini? Kau tahu dia dan ibumu baru saja hampir membunuh Bunda Ratna?! Kau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN