Hari Senin di awal bulan adalah saatnya para karyawan kantor pusat berkumpul. Bercengkerama secara langsung dengan CEO-nya. Lebih tepatnya rapat santai bersama bos. Kali pertama Anna menghadiri rapat yang bersifat intens ini. Itu pun dengan berbagai arahan dari Deon. Dia bak boneka yang diatur-atur oleh sekretarisnya. Terpaksa. Semuanya terpaksa dilakukan, karena tak mungkin bos baru itu mampu mengelola sendiri tanpa bantuan sekretaris dingin itu. Setidaknya dia bisa belajar perlahan-lahan dari semua yang dipandu Deon. Bagi Anna yang baru terjerumus ke dalam dunia mendiang ayahnya masih sangat memerlukan bimbingan. “Baiklah, semuanya pagi ini kita meeting santai agenda bulanan kita, seperti biasanya. Silakan jika satu per satu kepala bagian melaporkan hasil kerjanya satu bulan terakhir.”

