Perasaan yang Sama

1064 Kata

“Bu Anna, ngapain di sini?” tanya Deon saat keluar dari toilet pria. Anna tak menjawab. Dia mendekati sekretarisnya, menatap tajam dari atas sampai bawah pria di depannya itu. Lantas berlalu begitu saja, menyisakan Deon yang cengo melihat sifat bosnya yang bersikap aneh. Atasan itu berlenggang menuju ruangannya. Dia membuat Deon geleng-geleng. Derap langkahnya cepat ke kursi warisan Pak Adam. “Sepertinya dia tak cukup mencurigakan. Tapi akan akan mengawasinya kembali. Mana tahu apa yang dibicarakan Carel tempo lalu ada benarnya.” Wanita itu bermonolog sembari mengangguk-angguk pelan. Di ruangannya Anna mengecek semua berkas yang diberikan Deon ditemani dengan musik dangdut kesukaannya. Ya, walaupun tak bisa bebas di luar sana. Di ruangan CEO itu gadis berkulit cokelat manis itu bisa l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN