Bebi terus menunduk di samping Chiqita yang duduk di bangku kemudi. Mobil mereka terparkir di halaman depan sekolah Bebi. Dia tak berani memandang wajah Chiqita. Juga takut turun. Dia bingung menghadapi segalanya setelah tragedi naas yang menimpa mereka berdua. Semua salahnya sih! Sekalinya mabuk dia telah menciptakan bencana bagi mereka berdua. Dia dan Tante Chiki. "Beb, jangan khawatir teman lo udah berjanji gak bakal bocorin rahasia kita kan?" cetus Chiqita yang berusaha menenangkan suami bayinya. Tangannya terulur mengelus lembut rambut Bebi, lalu merapikannya. Bebi menggembungkan pipinya, kemudian menghembuskan udara yang mengisi pipinya tadi. Gayanya sungguh menggemaskan. Chiqita harus menahan dirinya untuk tidak mencium si Bebi. Bahaya. Kalau kebablas, Bebi bisa diba

