Anto menghela napas lega begitu tahu Bebi mau datang memenuhi panggilannya. "Untung lo datang, kalau enggak gue culik lo. Sialan, Bram dan Didi menghindar datang kemari!" gerutu Anto sambil mempersilahkan Bebi masuk. Bebi memindai sekelilingnya saat melangkah masuk. Astaga, kamar Anto lebih parah dari kapal pecah! "Anto, mengapa kamu enggak menculik Bram dan Didi kemari?" tanya Bebi polos. "Eh, lo mulai berani melawan?!" sentak Anto. Kalau dulu pasti dia akan menggeplak kepala Bebi, tapi sekarang sejak ada Mami baru Bebi, sikap Anto melunak pada anak mami satu ini. Dia kan pengin menarik simpati mami baru Bebi yang super seksi itu! "Enggak. Aku cuma nanya, Anto. Kan tadi kamu bilang mau menculikku kalau aku tak datang kemari." "Itu tak berlaku buat Bram dan Didi!" dengus Anto

