Sakaya berjalan lebih dulu, sementara Alden, Arka, dan Nathan berjalan beberapa meter di belakangnya. Entahlah, Sakaya memang sengaja menjaga jarak. Setelah kejadian pagi tadi, ia merasa lebih aman jika tidak terlalu dekat dengan Alden. Apalagi sekarang mereka berada di lingkungan sekolah yang dipenuhi orang-orang yang mengenal Sakara. Sakaya membuka ponselnya sambil membaca denah sekolah yang sudah ia simpan sebelumnya. Untung saja kelas 12-A yang menjadi kelas Sakara berada di lantai dasar, sehingga ia tidak perlu berkeliling terlalu jauh untuk menemukannya. Sesekali, Sakaya memperhatikan papan nama kelas yang dilewatinya. Ia membaca satu per satu tulisan di depan ruangan sambil berusaha mengingat letak setiap bagian sekolah. Setelah itu, pandangannya kembali tertuju pada layar ponse

