Enam Puluh Lima

2349 Kata

"Kau membuat kebohongan lagi, Seria!" Segera suara besar Mila menarik atensi banyak orang pada kami. "Tidak perlu berteriak, Mila. Aku tahu apa yang aku lakukan." Sesaat Mila tampak menghela nafas. Begitu merasa tenang dia menarik kursi untuk duduk. Nah begitu kan lebih bagus. "Kebohongan baru itu, Seria. Kau tahu dan sadar. Kenapa melanjutkannya?" "Aku juga tidak ingin, but I cant. When the time hit me. I cant deny what he say. Then it just.. happen." "Takdir?" gumam Aliya setengah malas. Tidak perlu heran. Perempuan itu memang kerap tampil tanpa semangat. Selalu saja ada yang terlihat kurang dari harinya. "Aku tidak tahu, tapi kali ini aku akan sungguh-sungguh mencintai Ian." Ini bukan hanya kata-kata, namun janji yang aku buat untuk diriku sendiri. Aku tidak akan membiarkan Ian

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN