"Selalu ada likuan di setiap perjalanan hidup. Percaya bahwa tantangan akan terlewati dengan gampang." Ekspresi Bram yang terkejut sulit untuk disembunyikan. Sudut matanya terus mengintai gerak-gerik Devid dan Acha tak jauh dari jangkauan, sedangkan Anya sendiri mulai memaklumi. Mengingat perasaan Bram yang masih enggan melepas wanita yang pernah ia sindir sudah menjadi janda. Ternyata semuanya salah. Karena suaminya sudah kembali. Walaupun Anya belum mendengar dia adalah lelaki sebenarnya dan sama sekali tak pernah bertemu Devid. Di deretan kursi tamu lainnya Acha dengan hati berbunga-bunga mulai mengembangkan senyum termanisnya. Tangan kanan Devid tidak lepas merengkuh pinggang mungilnya. Setelah kejadian yang tidak terduga sebelum akad nikah berlangsung, satu per satu anggota keluarga

