“Hai ...!” seru Ibu Maya ketika Tante Mona menyambutnya. Kedua wanita itu lalu berpelukan dan kemudian duduk berhadapan. Berikutnya Ayah Maya muncul dan langsung disambut oleh Om Haidar dengan ramah. Kedua laki-laki ini kemudian duduk berdekatan dan menyisakan satu kursi kosong yang memisahkan Om Haidar dan Tante Mona, bisa dipastikan itu kursi yang diperuntukkan untuk Tante Stella. “Oh ... Maya please jangan datang,” teriakku dalam hati. “Kamu baik-baik saja,” bisik Julian yang duduk di sebelahku. “Oh, tentu saja,” jawabku membuat Tante Mona yang berada di sebelahku menoleh. Aku tersenyum untuk menjawab wajah yang menyiratkan ekspresi tanya. Kemudian, senyum juga kupersembahkan untuk menyapa kedua orang tua Maya. Julian mengikuti tingkahku untuk menyapa kedua tamu yang baru datang. E

