Sakit hati

1335 Kata

Bola mata Amanda berkaca-kaca, mendengar Ragil menyebut nama Naura--kakak iparnya. Kali ini kalimat itu terdengar sangat jelas di telinganya. Bukan hanya sekedar nama yang terucap, tetapi juga sebuah ungkapan cinta. Amanda bahkan melihat Ragil tersenyum bahagia dalam tidurnya. "Ada hubungan apa sebenarnya di antara kalian berdua?" Amanda bertanya dengan suara yang lirih, nyaris tak terdengar. Air matanya luruh satu per satu karena hatinya yang mulai terluka. "Aku tahu, semenjak kamu bisa memberiku nafkah batin kembali, sikapmu mulai berubah pada Naura. Apa semua ini karena dia? Kamu yang dulu cuek dan tak peduli padanya, sekarang sering mengajaknya bicara bahkan membelikannya oleh-oleh. Aku yakin yang kamu berikan waktu itu bukan cemilan. Apa kamu mulai jatuh cinta padanya?" Amanda me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN