Naura hanya menggelengkan kepala melihat sikap suaminya itu. Yasmin mengerti, Naura pasti merasa malu padanya. Dia pun mencoba meyakinkan pada Naura kalau dirinya baik-baik saja. "Sudah, nggak apa-apa. Aku tadi hanya mampir, kok, mumpung lewat sini. Sekarang aku mau pergi dulu, ya. Ada meeting nanti jam dua," ucap Yasmin sambil tersenyum dan memegang tangan Naura dengan lembut. "Sekali lagi, maafkan sikap suamiku. Aku kadang bingung dengan sikapnya yang selalu cuek kalau di depan orang lain," balas Naura dengan nada sedih. Dia benar-benar merasa tak enak hati pada Yasmin. "Tapi suamimu tadi sempat minta maaf lho sama aku. Waktu membuka pintu 'kan dia lagi marah dan aku dikira adiknya. Makanya dia sampai membentakku. Suamimu itu masih sopan, buktinya dia langsung minta maaf. Sudahlah,

