Calon suami Arumi benar-benar marah mendengar Armui berkata seperti itu, dia kecewa karena calon instriny lebih memilih orang yang baru dia kenal di bandingkan dengan dirinya. Ditambah ketika melihat ke arah wajah Anjas, dia terliahat tersenyum kecil seolah-olah sedang mengejek dirinya. Tanpa pikir panjang, calon suami Arumi itu menonjok wajah Anjas denagn cukup keras, hingga terlihat pojok bibir Anjas mengeluarkan darah. “Kamu benar-benar sudah gila ya” ucap Arumi yang kemudian mencoba memeriksa luka di bibir Anjas. “Kamu tidak apa-apa?” tanya Arumi pada Anjas. “Enggak, aku enggak apa-apa” ucap Anjas sembari darah yang keluar dari bibirnya. “Terus saja, terus saja kamu lanjutkan kisah perselingkuhanmu dengan laki-laki ini” ucap calon suami Arumi. Arumi merasa jika calon suaminya ini

