“Mungkin karena kamu jarang ke sini dulu. Waktu nenekmu meninggal kamu ke sini enggak” tanya Aris setelah mendengar cerita jika Robi merasa didatangi oleh neneknya tadi malam. “Enggak, kan kau sudah di Inggris waktu itu dan enggak keburu juga jika harus pulang” jawab Robi “Makanya itu, mukin itu sebagai pertanda kalau nenekmu senang kamu datang ke sini lagi” ucap Aris, dia ingin tetap berpikiran, karena dia tahu sekarang pikiran Robi sedang ruwet gara-gara omongan Bang Supri tadi malam. “Makanya dadi cucu itu yang bener dikit” ucap Aris bercanda. “Biar enggak kualat ya”sahut Robi dengan tertawa. Lagi asyik-asyiknya mengobrol, tiba-tiba terdengar suara teriakan dari dalam rumah. Robi dan Aris segera melihat ke dalam rumah yang tampaknya itu terdengar seperti teriakan Fano. Dan ternyat

