21.Sebuah surat

1204 Kata

Happy reading guy'ss... *** Tak hanya sampai di situ. Alika tersentak kaget, ketika ada yang berdehem cukup keras. Alika mengangkat pandangannya ke atas dan matanya sedikit membulat melihat pandangan yang ada di depannya. Ternyata ada Rizal bersama Zidni yang sedang duduk di bangku bawah pohon. Dan memang kalau dilihat dari halaman tempat mengaji laki-laki tidak akan terlihat, ada siapa yang berada di balik pohon besar itu. Lalu Alika buru-buru menundukkan pandangannya lagi ke bawah. Berbeda dengan Via, justru dirinya tersenyum ramah pada Rizal dan Zidni dengan sedikit menganggukkan kepalanya sopan. Rizal dan Zidni membalas senyuman Via tak kalah ramahnya. Setelah itu Rizal kembali memfokuskan pandangannya pada Alika yang menunduk. Serta pipinya yang terlihat memerah, karena menahan ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN