Kamu kecewa karenanya, dan aku kecewa karenamu "Tante ... !" Ana yang tengah meminum s**u di pantry dapur mengalihkan pandangannya pada seorang batita di sampingnya. Ke dua sudut matanya mengeluarkan air mata dan mata yang sebab karena sehabis menangis.Ia menggelungkan rambutnya yang mulai memanjang. Lalu berjongkok mensejajajarkan tubuhnya dengan Alrian. "Rian kenapa nangis?" Ana menyusut sudut mata Rian. "Om Vino hiks ... om Vino gigit Ian!" Adunya. Ana melipat keningnya. "Loh kenapa?" "Tadi Ian minjem stick PS punya om, tapi omnya marah. Terus sama Ian di bawa lari ke kamar om .... gak sengaja Ian nabrak rak bukunya om terus ngejatuhin boneka om!" "Boneka? Boneka yang kayak gimana?" "Bonekanya-" "Pokoknya, bilang sama ayah kamu nanti harus gantiin mainan om!" Tiba-tiba Al

