Pertahankanlah dengan apa yang kamu miliki saat ini. Karena belum tentu yang kamu miliki saat ini tidak ada yang ingin merebutnya darimu "Bunda jangan bohong!" Adera mengangkat sebelah halisnya. "Buat apa bunda bohong? Lagi pula, seharusnya bunda gak membiarkan kamu nikah sama si b******k ini!" Adera menatap Alvino sinis. "Bunda ..." Kini nada suara Ana mulai semakin melemah membuat Adera sendiri harus mengalah. "Tasya, bunda gak mau kamu terus-terusan tersik-" "Aku gak gitu bund, aku bahagia sama Alvi aku ... aku cinta sama Alvi bun!" Ucap Ana memperlambat kalimat terakhirnya. Pernyataan tersebut membuat Adera dan Alvino terhenyak. Mereka berdua tentunya terkejut. "Jadi ... jangan pisahin Ana sama Alvi ya bun!" Alvino tersenyum tipis. Ia melangkah mendekati Ana mencium kening san

