Part 11

2067 Kata

“Disha" suara pintu kamar-di rumah baru-nya diketuk lagi, kali ini berkali-kali. Ini bukan pertama kalinya pemuda itu mengganggunya. Ya pemuda itu mengganggunya hari ini. Siapa lagi kalau bukan Tristan. Hal itu dimulai dari cekikan tak sopan yang keluar dari mulutnya saat makan pagi. Disha keluar dengan rambut yang di roll dimana-mana. Hal itu karena Disha ingin membuat rambutnya lebih curly saat pesta anniversary firma hukum om David. Namun, setiap melihat Disha setiap itu pula Tristan ingin menyemburkan tawanya. Pemuda itu benar-benar tak punya otak. Disha menggeram lagi. Suara ketukan pintunya kali ini diiringi oleh suara cempreng Tristan. Pemuda itu memang sudah tidak lagi mendebatnya atau memojokkannya, pemuda itu berbalik menjahilinya. Disha menggeram. “Dis, elo ngapain sih di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN