Bab.74 Alana

1150 Kata

  "Nggak usah pakai pembatas, Ran. Kasurmu kecil. Kalau pakai pembatas, nanti kamu bisa jatuh ke bawah. Aku nggak mau diomelin sama ayahmu," gerutu Damian saat melihat istrinya sibuk menata bantal sebagai pembatas untuk mereka tidur malam itu.   "Apa aku tidur di kamar lain aja?" tanya Damian, dia hanya tidak mau Rani merasa tidak nyaman tidur berdua dengannya dengan ranjang berukuran queen yang hanya muat untuk satu orang.   Mereka bisa tidur di satu ranjang tanpa terjatuh ke bawah kalau saling berpelukan.   "Jangan. Nanti kalau Ayah tiba-tiba pulang gimana? Beliau pasti heran kalau melihat kita tidur terpisah," ujar Rani.   "Masa Ayahmu pagi-pagi sudah datang?"   "Gimana kalau kita kesiangan? Biasanya kan kalau weekend kamu suka bangun kesiangan," sahut Rani. "Udah kita tidur disini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN